Tampilkan postingan dengan label subo japan diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label subo japan diary. Tampilkan semua postingan
28 Mei 2012

Discovering Jiyuugaoka, Tokyo


Bosen dengan perjalanan itu-itu aja di Tokyo?
Bagi traveller yang menyukai seni ataupun petualangan baru, dan ingin menikmati suasana belanja Tokyo dengan cara berbeda, Jiyuugaoka bisa menjadi alternatif sebagai salah satu tempat untuk dikunjungi
Jiyuugaoka terletak di sekitar area selatan Meguro, stasiun terdekat adalah Jiyūgaoka Station, yang merupkan persimpangan dari Tōyoko Line dan Ōimachi Line intersect.


Deretan pertokoan "zakka"(the art of seeing the savvy in the ordinary and mundane; refers to to everything and anything that improves your home, life and appearance) yang menjadi keunikan daerah Jiyuugaoka, memberikan kesan dan suasana tersendiri. Begitu kita menginjakkan kaki di Jiyuugaoka, pasti akan terasa suasana kota nyaman, hommy, dan klasik.



Barang di toko zakka sebenarnya lebih merujuk barang homemade. Namun, sebenarnya zakka sendiri dalam bahasa jepang memiliki arti macam-macam barang, makanya nggak heran barang yang dijual variatif banget. Mulai dari baju, berbagai perlengkapan rumah, barang-barang fancy, toko buku, sampai ke toko mainan anak.

Selain toko zakka, di jiyuugaoka sendiri juga ada deretan toko-toko branded seperti salah satunya MUJI dan toko buku yang wajib dikunjungi village vanguard (favorit gue :)  )
  


Lebih menariknya, tak hanya dengan deretan pertokoan yang unik, Jiyuugaoka juga terkenal dengan kafe-kafe dessert yang sangat menggoda selera. Mampir saja ke sweet forest, salah satu tempat mencicipi berbagai dessert yang paling terkenal. Sweet forest boleh dibilang lebih mirip dengan surganya dessert dibandingkan kafe dessert biasa.
Bayangkan, ketika kita masuk di dalamnya, sekeliling kita sudah dipenuhi dengan berbagai counter-counter dessert dari kue, macaron, parfait, pancake, hingga hongkong dessert. slrupppp!





Anyway, kalau ada yang tertarik ke sini, jangan lupa ajak gue ya hihihii…
19 Februari 2012

KUIS gathering

Hello! moshi moshi.:)

It has been a lot since the last blog (always like usual) ;p

well, i'm really happy for these days.
Actually, last week, my dormitory's father in Japan came to Jakarta.
We had a reunion of the KANDA UNIVERSITY of  INTERNATIONAL STUDIES alumnus in Indonesia.
I was really glad to able meet my friends, teachers and some of new people. It just like dream. hahaha.
There were like 70 peoples more in the gathering. We also had bingo's games in there.
I became the assistant of bingo games. What an honour. hahhaa

Then, i got  massive presents from japan especially from my dorm's mother and her elder sister.
They sent me a lot of rilakkuma's stuffs, japanese stuffs, and also some food.
Until now, i still communicate with them and i want to take care of this relationship forever.
They were really nice and took care of me while in Japan, i had a lot of memories with them and also we talked a lot.


Some of my friends like Yasu and Aoi also gave me the rilakkuma's. I'm so happy! Woohooo! :D

Anyway, i made new friends there. They are people from NicoNicodouga.
They had interviewed me like some kind of survey because they plan to open a office here.
Actually, i didn't know what is it until my friend, Aria told me. This is one kind of website like youtube but very famous for Japanese freak. We can find anything especially to learn the japanese culture.
This is the link for english one : http://www.niconico.com/
If you in time, please visit niconico. I think it's really fun. Seriously.

18 Januari 2012

おススメ書店


ひさしぶり日本語でブッログを書く。
昨日の水曜日、「AKSARA]の書店へ見に行った。
インドネシア語で「AKSARA」というは「字」の意味がある。

ジャカルタでのプラザインドネシアの5階である店。
この店は「Kemang」 と 「Pasific Place」もある。
たぶん、3月ぐらいこの店行っていなかった。
この書店はほかのに比べたら、紛議気がちょっと違う。はい!一番おしゃれの書店だと思う。
ほとんどう、外国の雑誌や本やCDを売っている。特にアメリカとイギリスの。
ウニークの商品もたくさんある。めっちゃカワイイ物。例えば、文具や食品、カメラ、など。
さらに、ちょうど店の隣、カフェがあるよ。
本を買って、やさしい音楽を聞いて、コーヒを飲むのは素敵な~
読書や文具が好きな人にお勧めです。



21 Agustus 2011

Mitsuo Aida Museum

Gile... lihat postingan terakhir, tanggal 13 Juli 2011
Itu artinya gue sudah sebulan lebih 8 hari tidak nge-blog.
Terlalu sibuk belakangan ini. Seperti biasanya, sibuk bisa menjadikan alasan andalan saat kita menghindari kata "malas nulis" hehehe.

Anyway, sad to write and to tell you but somewhere inside my heart, feel relieved.
Finally, i'm home.  Di rumah. Di Tangerang. Di Indonesia.
Pulang dengan alasan "for good" bukan karena "tsunami" (lagi) *ketok-ketok meja, amit-amit*
Akhirnya, 2 semester belajar bahasa jepang dan kehidupan di negeri idaman itu, sudah selesai.
Berakhir dengan baik, luar biasa, bersyukur bisa meninggalkan kesan mendalam yang baik untuk teman-teman serta para guru dan kenalan di sana. walau memang beberapa kekacauan tidak terselesaikan dengan baik *marilah jadi pelajaran saja di dalam hidup*

Let's say, walaupun sudah berada di Tanah Air, nggak berarti gue berhenti menulis hal-hal menarik dari negeri sakura atau jangan-jangan bisa berkembang lagi lebih luas *hope*

Oke, beberapa hari sebelum kepulangan gue ke Tanah Air, gue diajak ke salah satu museum penyair terkenal di Jepang bernama AIDA MITSUO. Basically, kalau dengar kata "penyair" pasti berat, karyanya susah
di cerna, bahasa tingkat tinggi *secara bahasa jepang gue masih bloon banget*
Tapi, JENG! penyair satu ini beda banget.

Hmm, simpelnya, tulisan dia itu ditulis dengan kuas yang dibasahi dengan lebih banyak air sehingga kalau lihat goresannya akan lebih terkesan "basah" *analisa sotoy* dan gaya tulisannya lebih bulat-bulat. KHAS banget deh, pokoknya. Lebih pentingnya adalah tulisan AIDA MITSUO ini gampang sekali dicerna dan bahasanya khas sehari-hari tetapi maknanya mendalam. Boleh dikatakan semacam kata mutiara atau quote, gitu.

One of my favorite quotation from him

kebahagiaan selalu ditentukan dari hati seseorang

WOW! just a simple word but means a lot :D

Well, saat berada di museum shop-nya, gue nggak tanggung-tanggung untuk menghabiskan uang membeli buku-buku dia dan akhirnya, ketagihan membacanya. Semacam menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari LD
Gue sangat merekomendasikan kalian untuk mampir melihat ke museum ini (berada di Yurakucho Station, dekat dengan GINZA) dan nggak usah takut karena di museumnya, setiap kata mutiaranya ada terjemahan dalam bahasa inggris. Begitu juga dengan beberapa bukunya. Kalau ada yang mau sumbang bukunya ke saya, juga boleh. Diterima dengan tangan terbuka :D



PS: Minggu, 21 Agustus 2011 I am on the MOVE, Media Indonesia. Thanks a bunch to Hervinny Wongso
(Big present for me :D )

28 Juni 2011

Hey mom! I'm in British.

Kalau seminggu kemarin ada yang ngeh dengan hebohnya status facebook gue, "Hey mom! I'm in Britain",
pasti pertamanya pada syok dan mengira gue berada di UK aka London aka Inggris (oh, Davy, maafkan aku ;P ). hehehe.
Sejujurnya, gue pergi ke daerah Fukushima (100km dari tempat nuklir), tepatnya sebuah resort yang bernama British hill untuk liburan 3 hari 2 malam. Berangkat pagi-pagi dengan kereta biasa, memakan waktu kurang lebih 4 jam. Kemudian dari stasiun Shinshirakawa dijemput oleh free shuttle bus yang menuju British hills.


Sebenarnya menurut salah satu teman gue, teman British hills ini nggak sepenuhnya bernuansa "Inggris", bahkan malah melenceng dari gaya Inggris sendiri. Sebenarnya daerah ini banyak campuran gaya Jerman dan Scotlandia juga. "But, at least they tried", begitu kata teman gue asal UK yang bekerja di sini. :D
 

Serunya, kemarin tidak banyak orang yang menginap dan akhirnya British hills menjadi seperti kompleks villa sendiri. Udah gitu, kita juga dapat pinjaman jubah ala Harry Potter yang sebenarnya untuk musim panas tidak dipinjamkan. Senangnya.... \(^.^)/


British hills ini sendiri dibangun sebagai salah satu fasilitas untuk "mencicipi" nuansa Inggris dan berlatih bahasa Inggris. Pekerjanya adalah sebagian besar dari UK, Kanada, dan Australia. Oleh karena itu, suasananya juga dibuat sedemikian rupa bernuansa Inggris dari bangunan, interior, furnitur, taman,  fasilitas, makanan, pub, hingga merchandisenya. Di sini juga banyak sekali sarana olahraga seperti billiard, kolam renang, tenis, bulutangkis, ping-pong,dll dan juga tentu banyak spot foto yang bagus. (Untuk foto pre-web menjadi rekomendasi loh :p )


Untuk kamarnya sendiri, gue tinggal di tipe kamar asrama (maklum bisa menginap dengan harga spesial) dimana satu kamar berdua dan kamar mandinya terpisah. Sampo, sabun, hair-dryer, tersedia lengkap di sini. Di lantai 2nya terdapat fasilitas lounge untuk menonton tv dan bersantai. Buat gue, yang paling berkesan adalah jamuan makannya. Dining hallnya dibuat semacam dining hall di film Harry Potter, meja memanjang dan kursi berderet. Saat makan malam, kita harus memakai pakaian sedikit formal (no jeans and t-shirt) dan merupakan candle light dinner dengan satu meja, satu pelayan. Sementara saat makan pagi, lebih bebas dan bergaya buffet. Saat di Pub, minuman yang tersedia juga banyak tersedia bir Eropa dan koktail. *puas dua hari minum di PUB* hahaha


Eniwei, karena British hills ini berada di puncak gunung, jadi di sekelilingnya merupakan hutan dan banyak terdengar tembakan untuk mengusir beruang liar. Selain itu, di sekeliling British hills tidak ada minimarket atau tempat rekreasi terdekat. Jadi, 3hari 2malam gue dihabiskan dengan jacuzzi, berenang, sauna, internet, foto-foto, trekking, main, dan party. hehehe. Walaupun hari ke tiga sudah kangen dengan nasi (setiap kali makannya roti ) tetapi, ini salah satu wonderful holiday! :D

more information : British hills site
13 Juni 2011

QVC Marines field

Sabtu, 3 Juni 2011 sehari sebelum gue berangkat ke kolam renang air panas di post sebelumnya, gue pergi ke QVC Marines field aka stadium dan lapangan baseball di dekat asrama.
Lapangan ini sering banget menjadi lapangan pertandingan baseball terutama untuk markas team CHIBA LOTTE MARINES yang juga menjadi favorit otousan aka kepala asrama.

Jam 4 sore, menggunakan sepeda sebagian anak-anak asrama pergi ke stadium dan di sana ternyata sudah berkumpul teman-teman dari TEAM 26 KUIS (UKM kampus yang merupakan kumpulan para penggemar team CHIBA LOTTE MARINES)

Nggak ada yang pintar, maupun bodoh. Kami bermain softball dengan gembira, untuk bersenang-senang. Aji mumpung, foto menjadi kegiatan favorit di samping ngejar bola dan nimpuk lawan. hehehe. Sekalian juga bisa aji mumpun foto dengan peralatan softball yang mungkin tidak familiar ketika di Indonesia.

Memang, di samping sepakbola, olahraga favorit di Jepang adalah baseball dan para atlet baseball selalu menjadi favorit dan idaman para kaum hawa. Selain itu, sebuah klub baseball SMA bisa masuk dalam pertandingan baseball SMA paling bergengsi se-Jepang, Koushien akan menjadi cepat terkenal atau pastinya menjadi jaminan ditarik ke dalam team baseball profesional di Jepang. :D
Selain itu, orang Jepang juga selalu menyempatkan diri menonton pertandingan baseball team favoritnya dan bahkan mengoleksi berbagai merchandise serta tandatangan para atletnya.


papan namanya berisi nama-nama kami, loh
bergaya ala atlet profesional boleh donk :D
para supporter dan pemain hura-hura kali ini :D

05 Juni 2011

Kolam renang air panas

setelah berminggu-minggu ingin berenang,
akhirnya hari ini terlaksana juga.
didukung cuaca cerah dengan angin yang berhembus,
gue pergi ke kota sebelah untuk berenang.

sayangnya tempat tujuan pertama sedang direnovasi,
jadi gue tidak bisa berenang.
kemudian, gue bertanya pada pos informasi turis di kota Chiba,
kolam renang yang terdekat.
bedanya, karena jepang adalah negeri 4 musim, jadi untuk mencari kolam renang yang dibuka sepanjang agak susah dan tentunya harus mencari yang indoor karena jika mencari kolam renang outdoor, hanya dibuka saat musim panas.

akhirnya pilihan gue jatuh pada kotehasi onsui pool dimana kolam renangnya memakai air panas dan berada di dalam ruangan. Cukup repot transportasi ke sini, karena harus turun di stasiun Shinkemigawa atau yachiyoda dan melanjutkan perjalanan dengan bus tujuan iki-iki plaza selama 30 menit perjalanan. (baca: tarif busnya nggak murah, 400yen sekali jalan)

Tiket masuk seharga 300yen untuk 2 jam. Tentunya, beda sekali kolam renang di Jepang dan Indonesia karena ini juga pertama kalinya gue pergi ke kolam renang indoor.
Saat masuk, kita memasuki ruang berganti pakaian plus kamar mandi yang tentunya bersih. Dari ruangan tersebut, ada pintu menuju ke kolam renang.
Takjub sekali melihat kolam renangnya. Takjub juga lihat orang Jepang berenang dengan atribut lengkap (topi, kacamata, dan baju renang) dan mereka pintar-pintar.

Walau indoor, tapi ada seluncuran, pancuran, whirlpool, sauna, kolam arus, dan kolam biasa. Tak lupa di sepanjang tepi kolam renang, banyak lifeguard yang senantiasa memantau situasi kolam renang (baca: ganteng dan macho-macho) hahaha.

Eniwei, mungkin lama tidak berolahraga, berenang 2 kali bolak balik gaya katak, gue sudah kelelahan. padahal rasanya tidak panjang-panjang amat kolam renangnya. faktor usia apa memang lama tidak berolahraga ya? hahaha

Yang pasti karena hari ini hari Minggu, kolam renang penuh dengan keluarga yang membawa serta anak-anak. Gue sendirian datang karena tidak banyak teman yang membawa baju renang ke Jepang dan memang rencana mendadak, sedikit merasa sepi. Lain kali, gue harus berenang bareng teman. Setelah 1 jam puas berenang, gue mandi dan pulang. (Di sini juga ada locker dan hairdryer loh)

Next time, gue akan mengunjungi kolam renang yang lain :D (bocoran: dapat voucher berenang gratis di hotel bintang lima dekat asrama. hihihi)

*maaf tidak ada foto yang tersedia kali ini :( *




11 Mei 2011

Makuhari Flea Market

masih di tengah masalah yang sedang merundung, sejenak mari kita lupakan.

kali ini tulisan tidak akan mendung lagi. mau share sedikit tentang kunjungan kemarin di saat liburan Golden Week. Eniwei, selain liburan tahun baru, orang Jepang sangat menunggu liburan Golden Week ini. Sekilas info, Golden Week adalah satu minggu hari libur karena dalam satu minggu itu terdapat 4 tanggal merah. Tahun ini dimulai dari tanggal 29 April hingga 5 Mei (Ada yang sampai tanggal 7 Mei karena tanggal 5 Mei hari Jumat).
Jadi, daripada kejepit-kejepit, mending dijadiin satu aja dalam seminggu penuh. :D


Tanggal 3 Mei 2011 kemarin, gue dan Soyeon pergi berdua ke Makuhari Messe. Makuhari Messe adalah salah satu tempat untuk pameran, konser, dan segala macam (baca: mirip Jakarta Convention Centre) dan kebetulan berada tak jauh dari tempat gue tinggal.
(baca lagi: ironisnya, minggu ini tanggal 13-15 Mei, BigBang-boyband Korea favorit gue akan konser di sini. GRRRR! )

Gue pergi untuk menghabiskan liburan sekalian cuci mata karena tanggal 3-5 Mei kemarin di Makuhari Messe digelar event tahunan "Makuhari Flea Market".
Hmm, penasaran donk flea market ala Jepang. Otak gue sih langsung terbayang bakal banyak barang-barang unik, berkualitas oke, atau kalau beruntung bisa nemu barang idaman dengan harga miring. Sedap!

Hari itu hujan, gue dan Soyeon memutuskan untuk naik bus dan walau hujan, ramai juga bo!
Flea Market di gelar dari hall 1 hingga 8. Hall 1 hingga 4 dan sedikit di hall 7,8 untuk para penjual yang membawa mobil masing-masing dan menggelar barangnya masing-masing.
Hall 5,6 di isi dengan booth biasa dan kerajinan hasil tangan :)
Sedikit di belakang hall 5 dan 7 ada stand makanan dari seluruh Jepang yang terkenal :)

Huah! AMAZING! segala macam barang dijual. Paling banyak tentu saja macam perabot rumah tangga, boneka, pakaian, dan mainan.


dan ini menarik perhatian gue banget. AMAZING! the wizard's things! :D


this is the super cute car that i found and hiroshimayaki from Hiroshima for my dinner

last, i bought this and just cost ¥500 for all

Just a sweet memory from Golden week~ :)
Gimana ya kalau dirancang juga "Jakarta Flea Market" ? hahahaa~
17 April 2011

Sakura blossom

hai, kangen banget menulis blog.
Apa kabar?
belakangan banyak banget aktivitas-aktivitas yang tidak terduga apalagi sejak terjadi bencana alam gempa bumi dan tsunami di jepang mengakibatkan juga gue dan teman-teman memutuskan pulang ke negara kami masing-masing. perpisahan yang tidak terduga!

Akhirnya, 8 April 2011 jam 09.00 pagi, gue mendarat juga di Narita International Airport.
Yatta! Gue bisa balik lagi ke Jepang walaupun keluarga dan teman masih banyak yang kuatir.
Akhirnya, gue meyakinkan mereka bahwa daerah gue, Makuhari-Chiba masih baik-baik saja dan tentunya orang tua memberikan segudang nasihat dan makanan :)

Gue sangat menikmati liburan di Indonesia tetapi karena saat ini bunga sakura sedang bermekaran dan juga kuliah segera dimulai, gue sangat ingin kembali ke Jepang. Emang sih, kalau dibilang masih bisa kapan-kapan lagi balik ke Jepang untuk lihat bunga sakura, tapi kebetulan kali ini gue masih bisa berkesempatan belajar di Jepang dan ingin merasakan tradisi "hanami" (makan di bawah pohon sakura) bersama teman-teman. :)

Nggak cuman yang bikin gue seneng akhirnya bisa lihat bunga sakura, tetapi juga gue dikejutkan dengan kembalinya Soyeon. Semua orang membohongi gue kalau Soyeon tidak balik ke Jepang, dan pada Sabtu sore, gue dikejutkan di depan pintu kamar dengan kehadiran dia. Gila! Syok! hahaha. Seneng banget dia bisa balik ke Jepang :)

Hari minggunya, tanggal 10 April kemarin, gue dan anak-anak asrama beserta otousan, okaasan, dan anaknya pergi ke taman Shinjuku untuk "hanami". Taman shinjuku memang populer sebagai tempat hanami dan jangan heran pada hari Minggu itu, pengunjungnya memang banyak sekali. Gue juga mendapat informasi kalau umur bunga sakura itu hanya sekitar 2 minggu. Makanya, waktu untuk hanami itu tidak panjang. Besoknya gue juga ber"hanami" an bersama teman-teman di lapangan kampus.Boleh bangga, kampus gue juga termasuk salah satu tempat ber"hanami"an karena sakuranya indah :)
Sehabis itu, seminggu ini gue habiskan dengan tes penempatan level dan kuliah. Thanks God, gue berhasil masuk di level yang gue inginkan. Karena kemarin sempat di Indonesia, Gue harus agak kerja keras lagi untuk belajar. hehehe. Seminggu ini menyenangkan sekali, di luar kemarin gue melakukan kesalahan dalam membeli tiket konser. Poor me, gue menghabiskan uang sekitar 6000yen untuk membeli lottery tiket konser Bigbang (fyi, gue lagi tergila-gila dengan boyband dari korea selatan ini) dan sialnya, lottery tidak bisa digunakan karena sudah lewat dari batas tanggalnya. Gue akan berusaha untuk mendapatkan solusinya. Sia-sia gue menghabiskan uang 6000yen kalau tidak bisa digunakan. Shit! Wish me!

Mulai minggu depan, gue akan semakin sibuk karena selain sudah mulai kuliah, gue juga sudah memulai kerja dengan 4 kali seminggu.

Semoga sisa waktu di Jepang bisa gue manfaatkan dengan baik dan berjalan dengan indah seperti sakura yang sedang bermekaran :)


Happy weekend! :)

last but not least : crying about money is a stupid thing!
06 Maret 2011

onsen bikin ketagihan

Jepang terkenal dengan onsennya
Memang orang Jepang itu sangat suka berendam air panas.
Makanya jangan kaget, setiap rumah orang Jepang itu mempunyai bak mandi alias bath up untuk berendam. Perlengkapan seperti aroma theraphy, bubuk spa, dan segala macamnya pun gampang ditemuin di toko perbelanjaan manapun.

Jadi ceritanya gue penasaran rasanya masuk ke dalam onsen ini karena kononnya melalui onsen dapat mempercantik kulit, wajah, dan menghilangkan pegal-pegal. Sudah jauh-jauh datang ke Jepang, setidaknya harus mencoba sekali dalam hidup. hahahaa

Pucuk dicinta, ulam pun tiba.
Februari tanggal 22 kemarin, gue, Soyeon, dan adiknya jalan-jalan ke daerah Nikko; daerah pegunungan dan terkenal dengan kuil Toshogu-nya. Ternyata di sini juga terkenal dengan tiga monyet, "see no evil, say no evil, hear no evil".
Karena ini daerah pegunungan, sudah pastinya di sini banyak sekali onsen.
Setelah bertanya sana-sini, akhirnya kami pergi ke onsen yang terdekat "Yashino No Yu" berjalan kaki selama 45 menit karena tidak banyak transportasi umum yang terdapat di sini.
Parahnya, kami diberikan jalan pintas yang ternyata jarang dilewati orang pada umumnya, dan di tengah perjalanan, kami bertemu dengan monyet! Oke, ini bukan monyet peliharaan orang, tapi monyet liar yang lebih mirip dengan babon beserta mukanya yang merah.
SERAM! tapi untungnya sudah dekat dengan tempat tujuan.

Untuk masuk onsen Yashino no Yu ini kita membayar ¥500. Terpisahkan antara laki-laki dan perempuan, Gue dan Soyeon langsung tanpa ba bi bu masuk ke ruang pergantian baju.
Awalnya malu, karena kita semua diwajibkan untuk telanjang dan hanya boleh membawa handuk saja. Setelah melepaskan semua pakaian, masuklah kita ke ruangan onsen. Sebelum berendam, kita harus mandi dan bilas badan baru berendam ke dalam onsen. Shampoo dan sabun tersedia gratis. Terkadang juga ada yang menyediakan handuk gratis.
Belakangan ini, ada juga onsen yang boleh berendam dengan baju berendam, ada yang hanya untuk berendam kaki, dan ada juga onsen campuran antara pria dan wanita (telanjang). hehehe.
Tetapi, idealnya adalah memang rata-rata wajib telanjang untuk masuk onsen.

Setelah itu, pergilah gue dan Soyeon ke kolam outdoor. Setelah jalan kaki 45 menit dengan jalanan naik turun, bertemu monyet liar, kehausan, akhirnya terbalaskan dengan masuk ke dalam onsen. Perpaduan antara pemandangan, udara dingin, dan berendam di dalam air panas, membuat rasa stress dan cape langsung lenyap! 気持ちいい!

Di onsen, rata-rata penggemarnya adalah nenek-nenek dan para ibu-ibu. Tapi, banyak juga wanita muda yang senang pergi ke onsen. Biasanya sambil berendam, kita mengobrol-ngobrol. Fasilitas lainnya ada juga sauna. Hati-hati jangan berendam kelamaan karena bisa membuat kepala pusing. Idealnya adalah berendam selama 10-15 menit, kemudian istirahat, kemudian masuk lagi, dan seterusnya hingga puas.

Setelah puas, kemudian gue membilas badan kembali dan kembali berpakaian.
Di sini juga dilengkapi dengan ruang make up yang tersedia sisir dan hairdryer.

Perasaan senang! Ingin kembali ke Onsen :D
ps: next trip pengen nyobain onsen theme park di hakone, yuunessan. macamnya seru sekali! :D
 

Blog Template by YummyLolly.com